Jakarta. Spektrum-nasional.com || Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin serah terima jabatan Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal dari Mayor Jenderal TNI Marinir Nur Alamsyah kepada penggantinya Mayor Jenderal TNI Marinir Markos, Minggu (21/05), di Bumi Marinir Cilandak Jakarta. Kegiatan ini digelar sesaat sebelum pelaksanaan Serah Terima Jabatan Komandan Korps Marinir (Dankormar).
Pejabat lama Mayjen TNI Marinir Nur Alamsyah merupakan Aspotmar Kasal sejak tahun 2022 yang kemudian dipercaya menjabat sebagai Dankormar. Sedangkan penggantinya Aspotmar Kasal yang baru Mayjen TNI Marinir Markos sebelumnya menjabat sebagai Kadispotmaral pada tahun 2021, kemudian menjadi Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN pada tahun 2022 dan sebelum resmi menjabat sebagai Aspotmar Kasal Mayjen Markos menjabat sebagai Staf Ahli Kasal.
Dalam kesempatan itu, Kasal menyampaikan ucapan selamat kepada Mayjen TNI Marinir Markos atas amanah jabatan baru sebagai Aspotmar Kasal. “Jabatan baru yang diemban adalah bentuk kepercayaan pemimpin atas kapasitas dan kemampuan yang dimiliki. Saya berharap amanah dan kepercayaan yang telah diberikan negara dan organisasi ini dapat dijawab dengan kinerja dan torehan prestasi yang optimal", tandas Kasal.
Usai memimpin Sertijab Aspotmar, Kasal Laksamana TNI Muhamad Ali kemudian memimpin upacara Sertijab Dankormar dari Mayor Jenderal TNI Marinir Widodo Dwi Purwanto kepada Mayor Jenderal TNI Marinir Nur Alamsyah. (*/SN/Lison**)
Editor: Kans Tse
Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M. menegaskan bahwa masa depan Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas) tidak lagi cukup hanya dipandang sebagai unsur pendukung keamanan lingkungan.
Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI sekaligus Ketua Dewan Pengawas DPP Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas), Prof. Reda Manthovani pada Sabtu (3/10/2026) di Jakarta meminta jajaran Satuan Perlindungan Ma
Camat Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Agus Supratman, menyampaikan permintaan maaf kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas insiden yang terjadi saat pengecekan bantuan bagi masyarakat terdampak