Palu.Spektrum-nasional.com || Dalam rangka memperingati Hari Ketahanan Pangan Sedunia, Pangkalan TNI Angkatan Laut Palu laksanakan panen raya dan olahraga bersama. Hal ini dilakukan guna mempererat kebersamaan antara prajurit, sekaligus menjaga kebugaran tubuh di tengah dinamika kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Voly Rumdis Talise dan Lahan Ketahanan Pangan Lanal Palu, Jumat (17/10/24), dan dihadiri Komandan Lanal Palu didampingi Ketua Cabang 4 Korcab VI DJA II beserta seluruh keluarga besar Lanal Palu.
Kegiatan ini diawali dengan olahraga bersama yakni; jalan sehat, senam pagi dan berbagai permainan tradisional tersebut melibatkan seluruh prajurit dan keluarga besar Lanal Palu.
Selain menggelar olahraga bersama, selanjutnya digelar kegiatan panen raya di Lahan Ketahanan Pangan Lanal Palu. Selain untuk memperingati Hari Ketahan Pangan Sedunia, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program ketahanan pangan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Berbagai hasil bumi, seperti singkong, sayur-mayur, dan buah-buahan, dipanen bersama dalam suasana kebersamaan dan gotong royong.
"Ketahanan pangan adalah salah satu bagian penting dari kedaulatan bangsa. Melalui panen raya ini, kami ingin menunjukkan kontribusi nyata dari Lanal Palu dalam menjaga ketersediaan pangan, terutama di wilayah pesisir," kata Komandan Lanal Pali, Kolonel Laut (P) Marthinus Sir.
Kegiatan olahraga bersama dan panen raya ini diakhiri dengan ramah tamah. Dengan peringatan Hari Ketahanan pangan sedunia ini, Lanal Palu menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan, sekaligus mempererat hubungan antara TNI AL dengan masyarakat. (Lison)
Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M. menegaskan bahwa masa depan Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas) tidak lagi cukup hanya dipandang sebagai unsur pendukung keamanan lingkungan.
Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI sekaligus Ketua Dewan Pengawas DPP Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas), Prof. Reda Manthovani pada Sabtu (3/10/2026) di Jakarta meminta jajaran Satuan Perlindungan Ma
Camat Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Agus Supratman, menyampaikan permintaan maaf kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas insiden yang terjadi saat pengecekan bantuan bagi masyarakat terdampak