Kendari. spektrumnasional.com || Kordinator wilayah BEM Sulawesi utara, kepulauan Buton dan sekaligus Presma STAI YPIQ BAUBAU Ajin bersama seluruh mahasiswa. meminta Polda Sultra, untuk mengusut tuntas kasus meninggalnya almarhum Firdaus (37) menjanggal di Kab Kolaka, sebelumnya dalam konferensi pers telah di sampaikan, diduga korban dibunuh akibat asmara cinta segitiga. Tubuh korban ditemukan di Pantai Kayuangin Kolaka. Rabu, (17/08/2022)
Kepada media Ajin bersama rekan-rekan mahasiswa mendalami informasi kematian almarhum Firdaus pada saat setelah Kongres BEM Se Sultra di kolaka pada 5-7 Agustus 2022. Firdaus ditemukan sangat mengenaskan kata keluarga korban.
Kemudian pihak keluarga memandikan mayat, nampak beberapa luka di bagian perut, punggung, bahu kiri dan kanan, sayatan di bawah ketiak kiri dan kanan, luka di tangan kanan bawah, luka di ibu jari tangan kanan, kuku ibu jari kiri tercabut, luka terpotong di ujung jari manis kiri, luka terkelupas di kedua telapak kaki, serta kepala korban tercukur gundul.
Sedangkan dalam konferensi pers Polres Kolaka pada 30 Juni 2022, korban ditikam berkali-kali oleh terduga pelaku SEF (41) lalu meninggalkan korban di tepi pantai kemudian kabur ke kediaman keluarganya di Kabupaten Bone pada 26 Juni 2022.
Mengetahui kondisi korban yang sangat mengenaskan itu, pihak keluarga melalui kuasa hukumnya melayangkan permintaan outopsi kepada Polres Kolaka pada Sabtu, 16 Juli 2022. Pihaknya juga mengisi surat permohonan serupa ke Kejari Kolaka sebab berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke lembaga tersebut. Namun, hingga kini permohonan itu belum dikabulkan.
Kemudian Ajin mempertanyakan permohonan outopsi yang sampai saat ini belum ada tanggapan, hasil visum juga tidak diberikan oleh pihak penyidik, nanti dipersidangan.
“Kami juga meminta polisi melakukan reka ulang kejadian di tempat kejadian perkara,” jelasnya
Menurut Ajin “pihak kepolisian harus segera mengusut secara cepat dan menghukum pelaku seberat-beratnya, dan saya pribadi akan terus mengawal kasus ini,” kata Ajin. tutupnya (**/kans
Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cimanggu 1 Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Ade Dimyati, membantah tudingan penggelapan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diberitakan oleh media online maupun cetak, beberapa minggu lalu
Politeknik ISTIKOM Bina Citra Informatika (ISTIKOM BCI) memastikan bahwa seluruh kegiatan pembelajaran yang sebelumnya berlangsung di lokasi Kampus Sukaraja telah dihentikan, dan kini seluruh mahasiswanya dipindahkan ke kampus utama di Cicurug.
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional