KAMBOJA. SPEKTRUMNASIONAL.COM || Hari ketiga di Phnom Penh, Kamboja, Presiden Joko Widodo akan menghadiri Upacara Pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-40 dan ke-41 serta KTT terkait lainnya yang akan digelar di Sokha Phnom Penh Hotel, Jumat, 11 November 2022. Presiden juga akan melihat pameran foto dan peluncuran buku "Cambodia's Contribution to ASEAN".
Setelah itu, Presiden Jokowi diagendakan untuk mengikuti sesi pleno KTT ASEAN ke-40 yang dilanjutkan dengan sesi retreat KTT ASEAN ke-41. "Besok (Hari ini), 11 November, para pemimpin ASEAN akan melakukan berbagai pertemuan, utamanya adalah KTT ASEAN yang akan dilakukan baik dalam pertemuan pleno maupun dalam bentuk retreat," ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam keterangannya di Phnom Penh, Kamis malam (10/11/2022).
Pada siang hingga sore harinya, Menlu Retno melanjutkan, Presiden Jokowi akan mengikuti sejumlah KTT dengan mitra wicara ASEAN. Pertemuan-pertemuan tersebut ialah KTT ASEAN-Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ke-25, KTT ASEAN-Republik Korea ke-23, dan KTT ASEAN-PBB.
"Para pemimpin ASEAN juga akan mulai melakukan pertemuan dengan mitra wicara, antara lain dengan RRT, Republik Korea, serta dengan Sekjen PBB," imbuhnya.
Setelah semua rangkaian acara di Sokha Phnom Penh Hotel selesai, Presiden Jokowi akan kembali ke hotel tempatnya bermalam untuk melanjutkan agenda kerja esok hari.
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden
Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M. menegaskan bahwa masa depan Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas) tidak lagi cukup hanya dipandang sebagai unsur pendukung keamanan lingkungan.
Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI sekaligus Ketua Dewan Pengawas DPP Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas), Prof. Reda Manthovani pada Sabtu (3/10/2026) di Jakarta meminta jajaran Satuan Perlindungan Ma
Camat Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Agus Supratman, menyampaikan permintaan maaf kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas insiden yang terjadi saat pengecekan bantuan bagi masyarakat terdampak