HALMAHERA UTARA. SPEKTRUMNASIONAL.COM || Para pelaku pencurian batu emas di Tambang Rakyat Gosowong (TRG) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Maluku Utara akhirnya buka suara terkait alasan nekat lakukan pencurian batu emas.
Alasan paling mendasar dalam aksi nekat pencurian batu emas tersebut salah satunya lantaran para penambang tersebut saat bekerja sudah mendapatkan hasil ratusan juta rupiah namun tidak di bayar oleh Koperasi pengelolah TRG.
Saat di temui awak media di Mapolsek Malifut, salah satu pelaku inisial RU dengan sedih menyampaikan hal tersebut dengan terpaksa harus dilakukan.
"Terpaksa torang (kami) lakukan karena tuntutan kehidupan, kasihan, keluarga di gorontalo so trda doi (uang) baru torang (kami) punya hasil belum dibayar sekitar 1 kilo gram 9 ons," ungkapnya dengan nada sedih, Minggu (20/11/2022) kemarin
Selain itu, pelaku yang lain yg enggan di publish namanya menyampaikan alasan lain tindakan pencurian di lakukan karena keluarga sedang berduka sehingga para pelaku tersebut harus balik ke kampung.
"Karena keluarga berduka, mau balik tidak ada uang maka dengan terpaksa torang (kami) ambil batu emas untuk di olah di gorontalo biar pulang ada uang untuk anak istri," ujarnya
Lebih lanjut para pelaku tersebut meminta maaf sebesar-besarnya pada pihak perusahaan yakni PT NHM atas tindakan yang telah mereka lakukan, menurut mereka hal ini tidak akan dilakukan apabila tidak ada tuntutan keluarga yang mendesak.
Dilaporkan oleh : Anno.
Editor : Kans Tse.
Desa Sukamaju Dengan Potensi Wisata, Budaya dan Pertanian
Sekretaris DPRD Kabupaten Sukabumi Pimpin Kegiatan Keagamaan Ramadhan 1447 H
Bisnis Kopi Hingga Komoditas Hortikultura Jadi Potensi Desa Sukalarang