JAKARTA. spektrumnasional.com || Kasus penembakan sesama anggota Polisi Brigadir J, dan Brada E, akhir-akhir ini menyita perhatian publik, terutama pengguna sosial media (Netizen). Di Instagram sendiri ada kurang lebih 5,4 ribu tagar #brigadirj dan ribuan komentar membicarakan dan bertanya-tanya seputar kasus ini. Bahkan sempat trending beberapa kali di Twetter, semua bertanya-tanya seputar kebenaran dan kepastian dari kasus ini. Ungkap aldy Ibura Waketum Partai Mahasiswa Indonesia
Jika kita menyoroti perkembangan keseriusan penanganan kasus ini, maka bisa dilihat dari beberapa anggota Polri yang diperiksa dan mendapatkan sanksi dicopot serta dimutasi dari jabatannya. Hal ini membuktikan bahwasanya sedari awal institusi Polri dan Kapolri sendiri tidak tersandera oleh kepentingan manapun. Dan kami yakin kasus ini bisa kemudian di ungkap secara transparan. Kata aldy
Kapada Kapolri, Kami berharap kasus ini segera diselesaikan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku serta dapat dilakukan penegakan hukum dengan seadil-adilnya tanpa memandang pangkat dan jabatan terhadap siapa saja yang terlibat dalam kasus ini sehingga citra Polri sebagai aparat penegak hukum tetap terjaga di hadapan masyarakat Indonesia. Pungkas aldy.
"Pada intinya harapan publik adalah bagaimana Tim Khusus Polri bisa menuntaskan pekerjaannya dan menegakkan supremasi hukum yang seadil-adilnya bagi korban dan seluruh pihak yang terlibat"
Terakhir kami meminta kepada masyarakat untuk menunggu hasil penanganan kasus ini dan mendukung segala upaya penegakan hukum yang sedang di jalankan. Tutup aldy (**/red/tim
Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. H. Nazali Lempo, S.H., M.H., M.Tr.Opsla., CHRMP., muncul sebagai salah satu figur yang dinilai layak dipertimbangkan dalam agenda pembenahan penegakan hukum nasional, khususnya untuk memperkuat perlindungan terhadap kek
Wacana mengenai calon pemimpin lembaga penegak hukum mulai bergerak keluar dari ruang kekuasaan dan mendapat perhatian dari sejumlah unsur masyarakat.
Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. H. Nazali Lempo, S.H., M.H., M.Tr.Opsla., CHRMP. mengajak publik melihat rangkaian bencana yang melanda berbagai wilayah Indonesia sebagai momentum untuk melakukan refleksi yang lebih luas.